BELLE LAMI > POTENSI DAERAH > USAHA SAOS TOMAT
 
 
 

USAHA SAOS TOMAT

Saos Bisnis dari Tomat
Januari 2010


Bagi anda yang mungkin bingung mencari kerja, mungkin lebih baik sekarang berhenti berpikir untuk mencari lowongan kerja di koran koran, mungkin lebih baik sekarang segera menetapkan langkah yaitu membuat pekerjaan. Namun ini juga tak mudah, tapi syarat pertama yang harus ada adalah niat dan semangat. Berikut akan saya nukilkan cara cara membuat Saos yang bisa jadi adalah peluang kita untuk memulai sebuah bisnis


Saos tomat merupakan produk berbentuk pasta dengan aroma khas tomat. Warnanya merah tua, entah akibat dari tomat atau sedikit penambahan bahan pewarna makanan. Saos tomat biasa ditambahkan sebagai bahan penyedap dan penambah rasa pada makanan tertentu seperti bakso dan mi ayam.

Saos tomat dibuat dari campuran pure tomat (bubur tomat kental) dengan bahan tambahan makanan seperti gula, garam, cuka, rempah-rempah (lada, cengkeh, bawang putih dan kayu manis), pati maizena, dan pengawet.

Jika diproduksi dalam skala kecil, pure tomat dapat langsung dibuat dari tomat segar. Tetapi jika diproduksi dalam skala industri, sebaiknya pure dibuat dalam jumlah besar dan disimpan. Pembuatan pure dalam jumlah besar bukan saja demi kepraktisan, tetapi juga sebagai tindakan berjaga-jaga saat tomat tidak bisa diperoleh.

Pada suatu pabrik saos tomat, pure tomat dapat dibuat sendiri pada bagian yang terpisah. Tetapi bisa juga diperoleh dari suplier lainnya, tentunya dengan persyaratan mutu tertentu. Yang patut diingat, ada perbedaan formulasi bahan antara pure yang dibuat langsung dari tomat segar dan pure yang kita peroleh dari suplier itu. Formulasi saos tomat untuk skala industri yang berbahan baku pure tomat dapat dilihat sebagai berikut:

No Formula Jumlah1 Pure Tomat 300 gram
2 Garam 50 gram
3 Gula Pasir 180 gram
4 Cuka (konsentrasi 25%) 60 ml
5 MSG 10 gram
6 Asam sitrat 4 gram
7 Pengental (Pati) 10 gram
8 SB (Sodium Benzoate) 0.5 gram
9 PS (Potassium Sorbate) 0.5 gram
10 EDTA 0.2 gram
11 Na-sitrat 1 gram
12 Aquades 1 liter
13 Pewarna 1 gram
14 Rempah-rempah (mix)
(bunga pala : cengkeh : kayu manis; 1:8:1) 1 gram
15 Vitamin C 0.5 gram
Setiap bahan yang digunakan pada pembuatan saos tomat mempunyai fungsi tertentu yang bertujuan untuk memperbaiki rasa, warna, aroma, kekentalan, dan keawetan. Gula, misalnya

untuk memberikan rasa manis. Garam untuk memberikan rasa asin, sementara cuka akan memberikan rasa asam sekaligus memberikan efek pengawetan. Karena sebagian besar mikroorganisme tidak tahan terhadap kondisi asam.

Rempah-rempah digunakan untuk memperbaiki aroma dan cita rasa, sedang maizena akan meningkatkan kekentalan saos dan mencegah terjadinya pemisahan air dengan padatan saos pada saat penyimpanan. Pengawet seperti Na-Benzoat digunakan untuk mencegah tumbuhnya kapang (jamur) yang menjadi masalah pada penyimpanan saos.

Pembuatan saos tomat dari tomat segar melalui beberapa tahap yaitu pembuatan pure, pencampuran bahan tambahan makanan, pemasakan dan pengemasan. Dalam pembuatan pure tomat, tomat segar diblansir terlebih dahulu dengan cara direbus dalam air 80 - 90 derajat Celcius (hampir mendidih). Lamanya hanya 3 menit agar warna merah tomat tetap cerah walaupun tanpa pewarna. Perebusan juga mempermudah pengupasan kulit tomat.

Pure tomat dan saos tomat sebaiknya dimasak di atas api kecil untuk mencegah kegosongan dan hilangnya zat gizi terutama vitamin. Saos tomat yang sudah jadi sebaiknya diisikan tidak terlalu penuh ke dalam botol (sisakan sedikit 2 cm untuk ruang kosong). Ingat, masukkan saos dalam keadaan masih panas untuk mengusir udara dari ruang kosong tersebut. Udara dikeluarkan dari botol untuk mencegah saos berwarna gelap dan tumbuhnya mikroba saat penyimpanan.

Berikut ini adalah pembuatan saos tomat yang berbahan baku tomat segar.

CARA PEMBUATAN SAOS TOMAT
1. Menyiapkan bahan-bahan, yaitu seperti tabel berikut ini :
Penambahan bumbu-bumbu dapat disesuaikan dengan selera.
NAMA BAHAN JUMLAH
Tomat Apel 2 kg
Garam 27 gram
Gula Pasir 140 gram
Cuka 25 ml
Maizena 40 gram
Lada Bubuk 5 gram
Cengkeh Bubuk 0.5 gram
Bawang Putih Bubuk 1.6 gram
Kayumanis Bubuk 0.5 gram
Na-benzoat 1 gram
MSG 5 gram
Kemasan Botol Beling 7 botol
2. Cuci buah tomat yang akan diolah.
3. Siapkan air hampir mendidih, masukkan buah tomat ke dalam air tersebut selama 3 menit atau sampai kulitnya terkelupas.
4. Angkat tomat dan tiriskan.
5. Setelah dingin, kupas kulit, buang biji serta intinya.
6. Daging buah tomat yang sudah bersih ditimbang kemudian diblender selama 15 menit.
7. Masak hancuran daging tomat selama 30 menit di atas api kecil sampai menjadi pure dengan total padatan 12 - 20 persen 0Brix.
8. Siapkan bahan tambahan makanan yang akan digunakan.
9. Buat ekstrak rempah-rempah dengan cara melarutkan lada, cengkeh, bawang putih, dan kayu manis dengan 100 ml (setengah gelas) air dan didihkan selama 5 menit. Saring ekstrak bumbu dan ambil sarinya.
10. Campurkan pure tomat dengan maizena dengan cara diblender selama 5 menit.
11. Masak campuran pure tersebut dengan api kecil.
12. Tambahkan gula, garam, dan ekstrak bumbu/rempah kemudian aduk rata. Lanjutkan pemanasan sampai terbentuk kekentalan yang diinginkan.
13. Tambahkan cuka dan Na-benzoat aduk rata selama 2 menit kemudian matikan api.
14. Angkat saos dan segera kemas dengan kemasan botol beling steril dan tertutup rapat.
15. Lakukan pasterurisasi dengan cara merebus botol yang telah diisi saos selama 20 menit pada suhu 70 - 80 derajat Celcius. Bila botolnya terbuat dari plastik tidak perlu dilakukan pasteurisasi.



ANALISIS EKONOMI
NAMA BAHAN JUMLAH HARGATomat Apel 2 kg Rp. 6000
Garam 27 gram Rp. 120
Gula Pasir 140 gram Rp. 600
Cuka 25 ml Rp. 210
Maizena 40 gram Rp. 500
Lada bubuk 5 gram Rp. 500
Cengkeh bubuk 0.5 gram Rp. 200
Bawang Putih bubuk 1.6 gram Rp. 100
Kayumanis bubuk 0.5 gram Rp. 100
Na-benzoat 1 gram Rp. 100
Kemasan botol beling 7 botol Rp. 100
Transport - Rp. 2100
Listrik - Rp. 500
Gas - Rp. 500
Air - Rp. 500
Jumlah Biaya Variabel Rp. 12.130
BIAYA TETAP :
Sewa Ruangan Rp. 10.000
G a j i Rp. 10.000
Perawatan alat Rp. 10.000
Jumlah Biaya Tetap Rp. 30.000
Dari 1 formula (2 kg tomat mentah) menghasilkan 1 kg saus tomat dan dikemas dalam kemasan 150 gr, maka akan diperoleh 6,7 botol.

Biaya produksi per botol :
biaya variabel/ jumlah botol = 12.130/ 6,7 botol
= Rp. 1811

Untuk menentukan jumlah produksi per hari dilakukan dengan analisa BEP (Break Event Point), yaitu suatu keadaan di mana tidak mendapat untung dan tidak mendapat rugi. Nilai BEP dihitung dengan cara berikut :

N X Harga jual = (N X biaya produksi per botol ) + biaya tetap
N = jumlah botol saus tomat
Harga jual per botol = 2500

N X 2500 = (N X 1811) + 30.000
2500 N - 1811 N = 30.000
689 N=30.000
N= 45,5 botol

Jadi, untuk mendapatkan untung, maka jumlah produksi per hari harus lebih dari 45,5 botol (berasal dari 13,6 kg tomat segar).
TIPS
1. Pilihlah buah tomat yang matang penuh, berwarna merah tua, berdaging buah tebal, dan berukuran besar.
2. Sterilisasi botol beling dapat dilakukan dengan cara merebus botol dengan air mendidih selama 30 menit.
3. Untuk menurunkan biaya produksi, dapat menggunakan pepaya matang sebagai bahan tambahan atau sebagai pengganti sebagian kecil buah tomat.
CMC = Carboxil Metil Celulose (sejenis karbohidrat/pati-patian. Bentuknya seperti tepung berwarna putih. Gunanya untuk mengentalkan adonan. Dapat diperoleh di toko bahan kimia.
Sebuah Coretan Shady Huda El Fikri @ 8:23 PM 
2 Comments:

    *

      At 4:16 PM, Blogger rijal said…

      Wah artikelnya menarik mas, bisa buat buka usaha baru. dari artikel itu disebut penggunaan msg sebagai pengawet, bukaannya msg itu dilarang ? dan ada ngga pengganti msg tersebut ..?

      Terima kasih,


      Sukses Selalu

      Taufik
      
    *

      At 11:01 AM, Blogger AWP said…

      Saya tertarik dengan artikel saudara,
      kalau saya ingin informasi lbh lanjut kemana ya, bisa saya hubungi?.

      Sekian dan terima kasih atas atensinya.

      Salam sukses.
      

 
 
 
BIOETHANOL